Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Menjadi Pengawas Sekolah Berkualitas (Oleh: Yunardi)

Oleh wircop
Senin, 09 Desember 2013 18:06:14 Klik: 1860 Cetak: 209 Print version download versi msword

MENJADI PENGAWAS SEKOLAH BERKUALITAS (TANGGUH, PROFESIONAL, DAN BERTANGGUNG JAWAB)

 
                         Oleh: Yunardi
( Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang )
 
I. Pendahuluan

          Seorang pengawas sangat penting peranannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Kehebatan seorang pengawas sangat menentukan apakah sebuah sekolah mampu dijadikan sebuah lembaga yang memproduk SDM yang andal sesuai dengan tuntutan zaman, atau tidak. Realitas di tengah masyarakat, terutama masyarakat yang peduli terhadap pendidikan banyak asumsi miring yang mencuat terkait kredibilitas seorang pengawas: Pengawas itu kerjanya santai saja, Pengawas tidak profesional, pengawas malas turun ke sekolah, pengawas itu seperti tempat parkir saja (menunggu jabatan lainnya), pengawas itu tempat istirahatnya pejabat-pejabat yang menjelang pensiun, pengawas itu hanya kerja pelarian bagi pegawai dan untuk mencari kenyamanan dan kesenangan diakhir masa tugasnya. Sedih sekali kita mendengar pendapat masyarakat tersebut. Apa jadinya pendidikan kita kalau anggapan itu benar adanya.

            Terkait dengan asumsi di atas, agar anggapan itu bisa ditempis dan diantisipasi maka Pada makalah ini, saya mencoba membahas terkait dengan bagaimana sebaiknya seorang pengawas tidak dilecehkan oleh pihak-pihak terkait. Bagaimana menjadi pengawas yang tangguh, profesional, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. Diharapkan dengan memahami dan mengimplementasikan kiat-kiat ini pengawas mampu mengangkat harkat dan martabatnya sebagai seorang pengawas sekolah.  

Menjadi seorang pengawas yang berkualitas; tangguh profesional, dan bertanggung jawab tidaklah mudah. Mereka perlu melakukan persiapan, keahlian, dan kepribadian yang matang untuk meujudkan itu. Dalam Undang-Undang di negara dan pemerintah kita cukup banyak mengatur tentang bagaimana meningkatkan kualitas terkait dengan pendidikan ini terutama PTK bidang pengawas ini.

         Dalam Standar Nasional Pendidikan yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 telah menetapkan delapan Standar Nasional Pendidikan, yaitu standar isi, standar proses,standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.

         Standar-standar tersebut di atas, merupakan acuan dan sebagai kriteria dalam menetapkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. .Salah satu standar yang memegang peranan penting dalam pelaksanaan pendidikandi sekolah adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan.   Dalam standar pengelolaan dituntut juga ada pengevaluasi terhadap pendidikan dan tenaga kependidikan. Tentunya untuk melaksanakan pengevaluasian dituntut suatu keprofesionalan. Pengevaluasian erat hubungannya dengan pengawasan. Pengawasan yang dilakukan sebagai langkah awal untuk mengevaluasi tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan. Pengawasan ini pun menuntut suatu profesionalisme agar hasil yang dicapai dapat maksimal. Profesionalisme pengawasan yang dimaksud adalah kegiatan pengawasan sekolah baik yang berupa kegiatan akademis maupun manajerial.

Pengawas adalah orang yang kerjanya mengawasi.

Mengawasi artinya melihat dan memperhatikan tingkah laku orang, mengamati, menjaga baik-baik, mengontrol (KBBI elektronik). Tangguh artinya kuat, sukar dikalahkan, tabah, tahan menderita, dan kukuh. Jadi, pengawas yang tangguh maksudnya di sini adalah orang yang punya kekuatan, sukar dikalahkan, tabah , dan tahan menderita, serta kukuh dalam pendirian dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

            Profesional adalah terkait dengan pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus dalam melakukannya mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya. Jadi, Pengawas profesional adalah pengawas yang bekerja, ahli dibidangnya dan dia mendapat bayaran dari pekerjaan yang dilakukannya itu.

            Bertanggung jawab artinya menanggung segala sesuatunya bila terjadi sesuatu, boleh disalahkan dan diperkarakan. Jadi, pengawas yang bertanggung jawab adalah pengawas yang siap untuk disalahkan diperkarakan apabila terjadi sesuatu nanti dibelakang hari.

             Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan dimiliki oleh seorang pengawas sebelum mereka terjun mengemban tugas sebagai seorang pengawas, antara lain 1) Membaca dan memahami semua peraturan yang terkait dengan pendidikan (PP, Kepres, Permendiknas, Perda, Perwako, dan keputusan pemerintah lainnya yang terkait dengan masalah pendidikan, 2) Mengikuti diklat kepengawasan, 3) Mengusun program, 4) melaksanakan tugas sesuai dengan tupopsinya yang sudah diamanatkan dalam perarturan dan undang-undang, 5) menyusun laporan dan tindak lanjut pelaksanaan kepengawasan, 6) mensosialisasikan dan mengimplementasikan program tindak lanjut .

 II. Pengawas Sekolah   Tangguh

           Seorang atlit olah raga sebelum terjun bertanding di arena perlu melakukan latihan fisik, persiapan mental, bimbingan psikologis, motivasi, dan berlatih sesuai dengan bidang olah raga yang digelutinya. Latihan fisik yang memadai, bimbingan psikologi dan motivasi yang sesuai, latihan permainan yang cukup dan rutinitas akan menghasilkan atlit yang luar biasa kemampuannya. Seorang olahragawan yang persiapan fisiknya matang dan melaksanakan pelatihan dengan teratur dan disiplin biasanya itu yang keluar sebagai juara dan tangguh di arena pertandingan atau arena perlombaan. Begitu juga halnya dengan seorang pengawas sekolah.

          Untuk bisa menjadi pengawas yang tangguh latihan fisiknya adalah   membaca dan memahami semua aturan yang terkait dengan persoalan pendidikan dan mengikuti diklat kepengawasan.

 

1) Membaca dan Memahami Sitem Pendidikan Nasional, Peraturan , dan Undang-Undang Membaca dan memahami sistem pendidikan nasional dan aturan yang terkait dengan dunia pendidikan lainnya merupakan makanan pokok seorang pengawas. Seorang pengawas wajib mengetahui dan mengetahui semua aturan tersebut. Adapun peraturan yang terkait dengan kepengawasan antara lain : SNP, Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003, Undang-Undang Guru dan dosen tahun 2003, permendiknas nomor 12 dan 13 tahun 2007, Permendiknas nomor 22, 23, 24 tahun 2006, Peremndiknas nomor 47, 48 tahun 2007, Permen Nomor 3 tahun 2008, permendiknas nomor 16, 19, 20, 24, 25, 26, 27, 1, 3, 33, 35, 28, BSNP, 40, PP Nomor 17 tahun 2010 dan lain- lain (lihat kumpulan PP dan Permen).

          Undang undang dan aturan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang atau lembaga negara merupakan landasan hukum   untuk setiap program dan kegiatan. Setiap keputusan, program, kegiatan harus punya landasan hukumnya. Hal itulah yang mengikat kita sebagai warga negara atau sebagai aparat negara atau sebagai pegawai negeri untuk melaksanakan tugas kita sehari-hari. Dengan kita mengetahui dan memahami aturan maka dengan mudah kita mampu menjawab persoalan yang ada di lapangan. Apa yang kita kerjakan mempunya dasar yang kuat dan ada jaminan hukumnya. Disamping itu, pada dasarnya kita sebagai pengawas merupakan pelaksana semua aturan dan undang-undang yang ada yang dikeluarkan oleh lembaga negara dan pemerintah.

          Jadi,   dengan mengetahui dan memahami semua aturan yang ada seorang pengawas mempunyai wawasan yang luas dan inilah yang menimbulkan wibawa dan harga dirinya nanti ketika melakukan tugas kepengawasan di sekolah. Kepala sekolah dan guru akan kagum sama pengawas yang wawasannya luas dan punya pengetahuan yang banyak. Asumi negatif tentang pengawas bias diredam dan pengawas menjadi kuat, tahan uji hebat, serta tabah dalam menghadapi rintangan dan tantangan.

 
2) Pendidikan dan Pelatihan Kepengawasan

          Selanjutnya untuk menjadi tangguh di lapangan dalam melaksanakan tugas seorang pengawas wajib mengikuti Diklat. Pendidikan dan pelatihan sangat penting artinya bagi seorang profesional. Ada sebuah ungkapan dari para militer yang mengatakan : Biar kita mandi keringat ketika latihan dari pada mandi darah ketika sedang perang. Artinya pendidikan dan pelatihan perlu dilaksanakan secara serius karena dengan mengikuti pelatihan dengan serius dan sungguh-sungguh itu akan sangat menguntungkan bagi diri pengawas itu sendiri sebab mereka sudah mengetahui dan sudah mencobakan bagaimana menjadi seorang pengawas yang diidealkan.

          Dalam diklat pengawas bisa lebih memperdalam semua materi dan undang-undang terkait dengan tugas kepengawasan. Calon pengawas dilatih untuk membuat program, berdiskusi tentang persoalan kepengawasan, kurikulum, Evaluasi Diri Sekolah (EDS), akreditasi, membuat laporan, praktek jadi seorang pengawas, termasuk memahami dan mengimplementasikan semua aturan dan undang-undang tentang pendidikan dan lain-lain. Dengan mengikuti semua program diklat secara teratur dan disiplin serta penuh keseriusan akan mampu menghasilkan pengawas yang berkualitas dan tangguh.

         Jadi, diklat bukan sekedar mengelesaikan tugas dan mengikuti perintah atasan saja tetapi merupakan kebutuhan pokok yang hurus diikuti dengan sungguh-sungguh. Ketika seorang pengawas mengikuti sebuah diklat kemudian muncul komentar “Ini Proyek lagi ni” Hal ini merupakan indikasi bahwa yang berkomentar demikian tidak serius dan sungguh- sungguh mengikuti pelatihan. Jadi sebagai seorang pengawas kita harus berkeyakinan bahwa kegiatan ini merupakan kebutuhan wajib yang harus dikikuti secara berlelanjutan. Produk diklat inilah nanti jadi bahan pokok seorang pengawas nanti ketika turun ke sekolah.

            Membaca dan memahami; sistem pendidikan nasional , aturan dan undang-undang yang terkait dengan penyelenggaraan negara terutama terkait dengan pendidikan kemudian mengikuti diklat dengan disiplin dan serius merupakan latihan fisiknya seorang pengawas yang bertujuan agar pengawas menjadi hebat, tangguh, tahan uji dan tabah dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari.           

III. Pengawas Profesional

           Ada dua hal yang perlu dipahami terkait dengan profesional; punya keahlian dan dibayar atau digaji dari pekerjaan yang dilakukannya itu. Pengawas yang profesional punya keahlian. Semua pengawas di lingkungan pendidikan semua dibayar. Mereka dibayar dengan gaji dan tunjangan lainnya. Terkait dengan pembayaran ini tidak akan kami bahas dalam makalah ini. Yang akan dibahas adalah terkait dengan keahliannya.

          Pengawas yang ahli itu menguasai bidang tugasnya. Tugas pokok pengawas sekolah/satuan pendidikan antara lain melakukan penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervise manajerial. Berdasarkan tugas pokok dan fungsi di atas minimal ada tiga kegiatan yang harus dilaksanakan pengawas yakni:

1)Melakukan pembinaan pengembangan kualitas sekolah, kinerja kepala sekolah, kinerja guru, dan   kinerja seluruh staf sekolah,

2) Melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya,

3)Melakukan penilaian terhadap proses dan hasil program pengembangan sekolah secarakolaboratif dengan stakeholder sekolah..(akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/04/08/tugas-pokok-fungsi-hak-dan-wewenang-pengawas-sekolahsatuan-pendidikan)

          Secara rinci tugas pokok pengawas itu ialah Menyusun program tahunan dan semester,monitoring awal tahun pelajaran , ujian, pelaksanaan delapan standar, EDS, supervisi akademis dan supervise manajerial, akreditasi, monitoring persiapan dan pelaksanaan US/UN, Validasi dan ferivikasi  kurikulum, lokakarya, dilat guru, dan lain-lain.

Pengawas profesional mampu melaksanakan tugas yang di atas dengan baik lancar dan sukses. Pengawas profesional punya kepribadian yang baik, mampu melakukan supervisi akademis dan manajerial.

          Kepribadian yang baik itu dibuktikan dengan ketaatan dalam menjalankan ajaran agama, taat pada aturan lembaga negara dan pemerintah, disiplin dalam melaksanakan tugas, jujur, toleransi, peduli, suka gotong royong, demokratis, santun, dan punya jiwa sosial dan aktif dalam tugas kemasyarakatan.

          Dalam melaksanakan supervisi seorang pengawas diharapkan mengerti dan memahami prinsip-prinsi supervisi, mampu membuat program dan merancang instrument supervisi, dapat melaksanakan supervisi sesuai dengan ketentuan, mampu membuat laporan pelaksanaan superfisi. Pengawas profesional melakukan pekerjaan secara terprogram dan melaksanakan tugas kepengawasannya sesuai dengan aturan dan undang-undang yang ada menueut permendiknas nomor 12 tahun 2007.

            Dapat disimpulkan bahwa pengawas yang profesional itu menguasai semua materi dan ruang lingkup tugasnya sebagai seorang pengawas sesuai dengan aturan yang ada, punya kepribadian yang baik, mampu mmengusun program, melaksanakan program , dan melaporkan hasil kepengawasan dengan baik dan benar kepada semua pihak terkait sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.

IV. Pengawas yang Bertanggung Jawab

            Terkait dengan pengawas yang bertanggung jawab itu erat sekali hubungannya dengan Ketangguhan dan keprofesionalan yang diuraikan di atas. Artinya seorang pengawas dikatakan bertanggung jawab apabila dia tangguh dan profesional. Di samping itu, ada tambahannya yaitu pengawas juga harus mampu membuat laporan tentang apa yang telah dilaksanakannya.

            Pertangungjawaban seorang pengawas dibuktikan dengan membuat laporan hasil kepengawasan. Laporan sangat penting gunanya bagi seorang pengawas. Dengan laporan pengawas bias mengidentifikasi apa saja yang sudah dapat dilakukan di sekolah, sampai dimana tingkat ketercapaian standar nasional pendidikan di sekolah, apa persoalan yang ada di sekolah dan bagaimana tindak lanjut dari hasil kepengawasan yang sudah dilaksanakan selama semester atau selama satu tahun.

          Dalam membuat laporan bukan banyaknya halaman laporan tetapi bagaimana seorang pengawas bisa menguraikan apa yang telah dilakukan bagaimana hasilnya dan bagaimana tindak lanjut dari hasil kepengawasan tersebut.

          Dalam laporan pengawas bias menuliskan pendahuluan, kerangka berpikir pemecahan masalah, pendekatan dan metode pengawasan, pembahasan hasil dan penutup. Pada bagian pendahuluan seorang pengawas dapat menyampaikan latar belakang, fokus masalah kepengawasan, tujuan sasarn serta tugas pokok dan ruang lingkup kepengawasan. Pada bagian kerangka berpikir dapat disampaikan cara dan tekhnik kita dalam mengidetifikasi masalah, pepecahan masalah dan menarik kesimpulan dan rekomendasi dalam melaksanakan kerja kepengawasan. Pada bagian pemecahan masalah seorang pengawas dapat menguraikan tentang solusi berupa rekomendasi dan saran terhadap persoalan yang ditemui selama melaksanakan tugas kepengawasan di sekolah. Dibagian pendeklatan dan metode dijelaskan tentang apa jenis pendekatan yang kita gunakan dan dengan cara apa kita melaksanakannya. Pada bagian pembahasan bisa diuraikan lebih lanjut alternatif dan pemecahan masalah yang dijelaskan lebih rinci berdasarkan pengalaman dan teori-teori yang ada. Sedangkan di bagian penutup seorang pengawas bisa menuliskan tentang simpulan dan saran yang perlu direkomendasikan pada semua pihak terkait dengan kerja pendidikan di sekolah. `Laporan juga bisa dijadikan oleh pengawas sebagai data dalam menulis penelitian tindakan sekolah. Sebab kalau kita lihat PTS tersebut ada hakekatnya kita melaporkan hasil kerja kita sebagai seorang pengawas.

V. Penutup

Berdasarlkan uraian di atas   dapat disimpulkan beberapa hal:

1. Pengawas yang tangguh itu adalah pengawas yang matang persiapannya dalam melaksanakan tugas sehingga dia menjadi kuat, tahan uji dan tabah dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. Ketangguhan seorang pengawas erat kaitannya dengan pemahamannya terhadap SPN, SNP, dan penguasaannya terhadap semua aturan yang terkait dengan masalah pendidikan. Selanjutnya didukung oleh latihan dan pendidikan yang serius yang diikuti dengan sungguh sungguh.

2. Pengawas profesional, di samping mempunyai ketangguhan dia juga harus memahami, menguasai, dan mampu melaksanakan tugas kepengawasan dengan baik sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada. Pengawas yang profesional itu menguasai semua materi dan ruang lingkup tugasnya sebagai seorang pengawas sesuai dengan aturan yang ada, punya kepribadian yang baik, mampu mmengusun program, melaksanakan program, dan melaporkan hasil kepengawasan dengan baik dan benar kepada semua pihak terkait sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.

3. Pengawas yang bertanggung jawab adalah pengawas yang matang persiapannya dalam     melaksanakan tugas, mampu mengimplementasikan semua program yang telah dibuat sesuai dengan situasi dan kondisi, serta mampu membuat laporan dengan jujur dan benar sesuai dengan kondisi di sekolah binaannya.

 
Daftar Pustaka

 1. Permendiknas Nomor 12 tahun 2007

 2.(http://www.scribd.com/doc/78371890/Makalah-Keprofesional-Dalam-Pengawasan-Sekolah

 3.Akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/04/08/tugas-pokok-fungsi-hak-dan-wewenang-pengawas-sekolah satuan-pendidikan)

 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005

 5. Contoh Laporan kepengawasan Yunardi, M.PdTahun 2012

 6. KBBI elektronik Tahun 2012

 
Attachment

 
Berita Berita Kepengawasan Lainnya
. Pengawas Sekolah Harus Bisa Memenuhi Beberapa Kompetensi
. Upaya Peningkatan Kemampuan Pengawas Sekolah Dalam Bidang Penelitian dan Karya Ilmiah
. Doa Mulia Sang Pengawas
. Pengawas Bekerja Tanpa Program dan Pelaporan
. Harapan Padamu PengawasKu
. Peran Pengawas Sekolah Dipertanyakan
. Diklat Pengawas Resmi Dibuka Wawako Padang
. Hore, Pengawas Sekolah Dapat Jatah Kendaraan Dinas di Rohil
. Pengawas Sekolah Memiliki Peran Memajukan Dunia Pendidikan
. Peran Pengawas Dalam Penerapan Manajemen Mutu Terpadu Di Sekolah
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21