Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Siswa Perlu Pelajaran Tambahan Bahaya Narkoba

Oleh wircop
Senin, 19 Mei 2014 07:07:14 Klik: 340 Cetak: 133 Print version download versi msword

.

SOLO -- Perlunya siswa memperoleh pelajaran tambahan (ekstra kulikuler) tentang bahaya penggunaan Narkoba disampaikan Kapolresta Solo, Kombespol Iriansyah, Sabtu (17/5) akhir pekan lalu. ''Saat ini, peredaran Narkoba sudah menyasar ke adik-adik pelajar. Ini sudah sangat membahayakan,'' katanya.

Guna menekan peredaran Narkoba merambah ke kalangan pelajar, Kapolresta akan meningkatkan kegiatan penyuluhan. Ini bekerjasama dengan pemkot untuk penanggulangan yang maksimal. Kegiatan penyuluhan bisa dimulai dari siswa TK, SD, SMP dan SMA.

Polisi juga akan bekerjasama dengan guru, BND (Badan Narkotika Daerah) dan Polri untuk melakukan penyuluhan dan memperkenalkan bahaya Narkoba. Dan, tak ketinggalan, juga akan gencar melakukan razia ke sekolah dan kampus.

Gagasan Kapolresta ini terkait kasus dua pelajar yang tertangkap membawa 14,3 Kg ganja beberapa waktu lalu. Perwira menengah polisi ini menyarankan, adanya pelajaran tambahan tentang bahaya penggunaan Narkoba. Hal tersebut sebagai upaya antisipasi selain melakukan razia intensif kalangan sekolah.

Seperti dketahui, kasus yang melibatkan dua siswa SMK di Solo, yakni MWS (17) warga Jebres dan RPP (18) warga Banjarsari, seharusnya membuat sekolah, orang tua dan kerabat lebih waspada. Sebelumnya, berbagai usaha sudah dilakukan polisi dengan cara melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkoba.

Upaya pemberantasan peredaran dan penggunaan Narkoba terus dilakukan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng berkonsentrasi melakukan sosialisasi di Solo yang memiliki tingkat pengguna Narkoba terbesar di Jateng.

Kepala BNN Provinsi Jateng, Soetarmono, menjelaskan, sosialisasi secara kolektif ke tingkat sekolah intens dilakukan sejak Januari lalu. Sasarannya, pelajar SMA dan mahasiswa perguruan tinggi. Kota Solo, kata dia, masuk ranking satu di Jateng. Ini sudah masuk kategori rawan.

Selain sosialisasi, upaya yang dilakukan dengan membentuk kader anti Narkoba, melakukan tes urine, rahabilitasi bagi pengguna Narkoba dan pemberantasan Narkoba. Dalam hal pemberantasan Narkoba, pihaknya menggandeng Polresta Solo untuk membongkar jaringan sindikat pengedar Narkoba. Tahun 2013, jumlah kasus Narkoba yang sudah ditangani jajaran Polda Jateng sebanyak 73 kasus besar.

Khusus di Kota Solo, jumlah pemakai Narkoba tergolong cukup tinggi. Kota-kota di Jateng dengan jumlah pemakai Narkoba tertinggi secara berurutan terdiri dari Kota Solo, Semarang, Cilacap, Purwokerto, Magelang, Tegal dan Pekalongan.

Tingginya kasus Narkoba di Solo membuat BNNP Jateng turut mengawasi dan mencegah peredaran Narkoba. Hal itu terbukti dengan diadakannya sejumlah tes urine yang melibatkan siswa SLTA sejumlah sekolah. Koordinator Pelaksanaan Tes Urine, BNNP Jateng, Jamalludin, meski tes urine dilakukan  secara acak tidak menunjukkan hasil positif. Namun, tidak akan mengendorkan pengawasan.

''Melalui kegiatan yang kita lakukan, kami ingin melihat indikasi siswa yang mengkonsumsi Narkoba. Dan, dari 14 sekolah di Kota Solo yang sudah kita cek, Alhamdulillah, hasilnya sejauh ini negatif''.

Sumber: Republika, 19 Mei 2014

 
Berita Pendidikan Lainnya
. Awasi Pungli di Sekolah Negeri
. Integrasikan Pendidikan Anti Korupsi dengan PPKn
. Tingkatkan Kualitas Pesantren Ramadan
. Dana Beasiswa Rp56 M Masih Mengendap
. Mendikbud: Juli 2014, Buku Gratis Sudah Harus Sampai ke Sekolah
. Hasil SNMPTN 2014, Pendidikan Guru SD Masuk 10 Besar Jurusan Kuliah yang Paling Diminati
. 99 Persen Siswa SLTA Lulus UN
. Nuh: Cegah Kekerasan Seksual, Kurikulum 2014 Ajarkan Kesadaran soal Pakaian Dalam
. Dewan Dukung Sekolah Gratis
. Mendikbud: Harus Tetap Mengajar Walau Murid Hanya 8 Orang
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21