Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Ratusan Siswa Dipulangkan

Oleh wircop
Jumat, 16 Mei 2014 07:03:58 Klik: 508 Cetak: 127 Print version download versi msword

.

Airpaku, — Kekhawatiran pihak SMPN 27 Padang bakal direndam banjir terbukti. Untungnya, terjadi tidak saat ujian nasional (UN) berlangsung.

Hujan deras yang mengguyur Padang sejak Selasa malam menyebabkan SMPN 27 yang terletak di Airpaku, Sungaisapih, Kecamatan Kuranji, kembali terendam. Akibatnya, para siswa yang seharusnya melangsungkan aktivitas belajar mengajar terpaksa dipulangkan.

Pantauan Padang Ekspres, ketinggian air di halaman sekolah mencapai lutut orang dewasa, sedangkan di dalam kelas yang letaknya lebih tinggi hanya semata kaki. Akibat banjir itu, proses belajar mengajar menjadi terhenti. Tampak ratusan siswa terpaksa pulang dengan menjinjing sepatu dalam keadaan basah kuyup.

"Pagi tadi ketinggian air di halaman sekolah hanya 40 cm. Meski tergenang air, PBM tetap berjalan, tapi setelah tiga jam pelajaran, ternyata air makin meninggi hingga masuk ke kelas. Melihat kondisi yang tidak memungkinkan lagi, terpaksa siswa dipulangkan, sedangkan guru dan kepala sekolah tetap standby di sekolah memantau keadaan," papar Kepala SMP 27, Syafri Atmi.

Sekolah yang berdiri sejak 1988 ini, memang selalu menjadi langganan banjir.

"Meskipun kawasan Aiepacah tidak hujan, tapi di daerah hulu hujan deras seperti di Lolo dan Sungailareh, sekolah kami pasti banjir. Keadaan ini semakin parah sejak 4 tahun belakangan karena banyaknya bangunan pemerintah di kawasan Aiepacah yang menyebabkan hilangnya daerah resapan air (DAS)," jelasnya.

Syafri Atmi menilai, upaya pembenahan dari Pemko Padang sudah dilakukan, tapi itu semua baru bisa mengurangi ketinggian air, bukan mencegah banjir.

"Sebelumnya, Bapak Mahyeldi semasa masih menjadi wakil wali kota sudah membuat parit di belakang sekolah, tapi masih sebatas pengerukan, belum dibeton sehingga tidak banyak menolong. Apalagi paritnya tidak terlalu besar belum bisa menampung air hujan ditambah lagi sekarang sudah terjadi pendangkalan," paparnya.

Syafri Atmi menambahkan, satu-satunya solusi yang bisa mencegah masuknya air ke sekolah mereka hanyalah pembangunan pengendalian banjir. "Pertemuan batang air di belakang sekolah kami inilah penyebabnya. Sedangkan letak sekolah kami sangat rendah. Ditambah lagi di Bypass polongannya kecil, jadi tidak bisa mengalirkan air. Jika ada pengendalian banjir, saya yakin hal ini dapat teratasi," ujarnya.

Ia berharap, proyek pengendalian banjir Bandarlurus cepat terealisasi supaya ketika hujan tidak lagi terjadi banjir. "Selama ini kalau hujan anak-anak selalu cemas," imbuhnya sembari menyebutkan jumlah siswa SMP 27 saat ini ada 698 orang.

Ia menambahkan, sejak menjabat kepala sekolah Februari 2013 sudah 16 kali terjadi banjir, bahkan di bulan November ketinggian air mencapai 1 meter, hingga ruang kepsek terendam.

Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata mengatakan, topografi kawasan SMP 27 memang rendah sehingga rawan banjir.

Menurut Indang, anggaran Disdik untuk penanggulangan banjir tidak ada. Untuk mengatasinya, Disdik sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Padang.

"Saat ini memang belum terealisasi karena menunggu pencairan APBD untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PSDA Dinas Pekerjaan Umum Padang, Herman mengatakan, pengerjaan pengendalian banjir Bandaluruih yang memakan dana Rp 32 miliar ini belum bisa terselesaikan karena terkendala pembebasan lahan.

"Sebenarnya, proyek pengendalian banjir ini telah dilakukan sejak 2012 yang rencananya dibangun mulai dari kantor camat Nanggalo hingga kantor Bappeda. Tapi, hingga saat ini baru 400 meter yang baru selesai, itu pun belum sepenuhnya tuntas.

Sumber: Padang Ekspres, 15 Mei 2014

 
Berita Berita Sekolah Lainnya
. SMA Negeri Cuma Tampung Separuh
. 21 Sekolah Diusulkan Dapat Adiwiyata
. Dikhawatirkan Eks RSBI Tetap Mahal
. MTsN dan MAN Jangan Dianaktirikan
. KPAI Minta Sekolah Penuhi Standar Perlindungan Anak
. Sekolah Dilarang Jual Seragam
. Kunci Jawaban Beredar di SMPN 16 Padang
. Wagub Sumut Puji Mobil Golf Rakitan SMK Multi Karya
. DIGELAR NGO WIJABA : SD 21 Jati Utara Juara Lomba K 5
. Mobil Listrik Meluncur dari SMKN 2 Wonogiri
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21