Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>           01 02
> 03 04 05 06 07 08 09
> 10 11 12 13 14 15 16
> 17 18 19 20 21 22 23
> 24 25 26 27 28 29 30
> 31            



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Awas, Rabies Mengganas di Padang

Oleh wircop
Jumat, 25 April 2014 06:44:44 Klik: 418 Cetak: 150 Print version download versi msword

.

Anjing gila mengganas di Kota Padang. Setidaknya belasan orang sudah menjadi korban gigitan anjing yang diduga membawa virus rabies. Kejadian tersebut berlangsung sejak dua hari terakhir. Para korban menderita demam tinggi dan mendapat perawatan di rumah sakit. 

Rabu (23/4) setidaknya terdapat 13 pasien dengan gigitan anjing. Satu di antaranya merupakan warga Solok, yang masih anak-anak. Saat ini anak tersebut masih dirawat intensif di Ruang Petri RSUP M Djamil Padang. Sedangan 12 korban lainnya dari Padang sudah diperbolehkan pulang.
Informasi yang diperoleh Singgalang di lapangan, penularan virus gigitan anjing tersebut diketahui pada Selasa sore di kawasan Simpang Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan dan tiga orang menjadi korban gigitan anjing di sana. Kemudian, kasus yang sama juga terjadi di kawasan Jalan Tunggang, Koto Lalang dan Kampung Dalam Binuang. Di daerah ini juga ada sekitar 10 orang yang menjadi korban gigitan anjing.

Salah satu korban gigitan anjing yang ditemui di rumahnya di samping SMPN 21 Padang, Alfitri (48) mengatakan, kejadian itu bermula saat dirinya tengah pulang ke rumah usai mengojek. Tanpa disadari, seekor anjing mengejarnya dan langsung menggigit kaki kirinya.
“Gigitannya kuat dan tidak mau lepas, akhirnya saya berusaha melepaskan dengan memegang rahangnya dan dibantu oleh masyarakat sekitar yang ikut melemparinya dengan batu. Kemudian anjing itu langsung kabur,” jelasnya.
Menurut korban, usai digigit, dia langsung merasakan panas dan dada terasa sakit, seperti ditekan-tekan dua jam setelah kejadian itu. Pihak keluarga pun langsung membawa Alfitri ke Puskesmas Pauh.
Korban menyebut, sewaktu berada di Puskesmas dia mendapatkan dua suntikan di bahu kiri dan kanan, katanya itu adalah vaksin untuk penangkal rabies dan harus menjalani dua kali suntikan lagi. “Saya sendiri tidak tahu anjing itu datangnya dari mana, sampai sekarang belum ditangkap,” ungkap Alfitri.
Pejabat Pemberi Informasi RSUP M. Djamil Padang, Gustafinof mengatakan 12 pasien gigitan anjing dari Padang tersebut masuk Rabu dinihari. Satu korban lainnya dari Kabupaten Solok.
“Kami memang menerima 13 pasien rabies, tujuh di antaranya dirujuk dari RST Reksodiwiryo dan sisanya langsung datang ke M Djamil. Semua diberikan penanganan sesuai dengan prosedur dan setelah itu mereka pulang,” terang Gustafianof.
Dikatakannya, rata-rata para korban tersebut belum terkena virus rabies, hanya gejalanya saja. Namun, tetap dilakukan penanganan seperti orang terkena virus agar penyebarannya tidak cepat.
“Kami tetap tangani dan langsung diberikan vaksin agar tidak cepat menyebar,” jelasnya.
Belum KLB
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Eka Lusti, saat dihubungi Singgalang mengimbau masyarakat di daerah penemuan kasus untuk waspada terhadap penyebaran rabies, setelah adanya dugaan gigitan anjing pada belasan warga dalam waktu satu hari.
“Kami meminta warga terutama di kawasan yang lokasi ditemukan adanya gigitan anjing untuk lebih waspada, meski kami belum bisa mengatakan ini sebagai kejadian luar biasa,” ungkapnya.
Namun demikian atas kejadian ini, DKK Padang menjadikan kasus rabies sebagai sorotan utama, sehingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait langsung dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang sama di kemudian hari.
Eka Lusti menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan vaksinasi terhadap 12 orang yang dirawat di rumah sakit yang digigit anjing liar. Selain itu, Dinkes Padang juga telah mengintruksikan kepada dokter dan perawat di puskesmas untuk berkoordinasi dengan lurah serta camat, demikian juga dengan Dinas Peternakan.
“Kami telah meminta pihak puskesmas untuk berkoordinasi dengan lurah serta camat, demikian juga dengan Dinas Peternakan, yang diminta untuk melakukan pembersihan anjing liar di daerah ini,” kata Eka.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (Dispernakbunhut) Kota Padang, Heryanto Rustam mengatakan, sudah mendapatkan informasi tersebut. Saat ini, tengah dilakukan survey di lapangan terkait kasus tersebut.
Menurutnya, rencana pemusnahan atau eliminasi anjing yang akan dilakukan pada awal Mei 2014 ini dipercepat pada 27 April mendatang karena banyaknya korban. Selama 2013, pihaknya telah memusnahkan 2.202 ekor anjing liar.

Sumber: Singgalang, 24 April 2014

 
Berita Sosial Lainnya
. Tutup Warung Esek-esek
. Akta Kelahiran Gratis di Mobil Keliling
. Korban Dipaksa Beradegan Mesum
. DPRD Pertanyakan Sumber Anggarannya
. Enam Pasangan Mesum Diamankan
. Satpol PP Kawal Anjal di Persimpangan
. Maraknya Perzinaan di Ranah Minang
. Keraguan adalah Musuh Kehidupan
. Bersalahkah Menitipkan Orangtua di Panti Lantaran Kesibukan ?
. Tenda Biru, 12 Pasangan Mesum Terjaring
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21