Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Ketika Hubungan Seperti Pensil & Penghapus

Oleh wircop
Minggu, 27 April 2014 08:13:01 Klik: 348 Cetak: 120 Print version download versi msword

.

Pada tanggal 6 Desember 2011, saya pernah bermimpi diberi pensil. Kurang lebih alur mimpinya seperti ini:
Ketika itu sejak tanggal 15 Oktober saya jatuh cinta kepada dia yang sudah menjadi kekasih saya pada saat ini. Itu hanya menjadi rahasiaku sendiri hingga saya insomnia karena baru pertama kali mengalami itu. Akhirnya sekitar pukul 4 dini hari saya baru bisa tertidur dan bangun pada pukul 7 pagi dengan mimpi yang agak aneh menurut saya. Tetapi sangat detail saya ingat, dimana saya biasanya tidak pernah mengingat mimpi saya sedetail itu & lebih sering tidak ingat sama sekali.

Saya bermimpi berada di rumah sederhana, tepatnya sedang bertamu di rumah dia yang membuatku jatuh cinta itu. Anehnya dalam rumah itu, dia lebih banyak diam & justru saya yang banyak berbicara. Akhirnya saya jengkel juga karena saya sering tidak direspon ketika berbicara. Saya pun pamit pulang. Ketika saya berada sekitar jarak 10 meter dari luar pagarnya, dia pun keluar dan memberikan pensil kepada seorang anak laki-laki, dia mengatakan: “Berikan pensil ini kepada malaikat tak bersayap itu”. Si anak tersebut lalu menghampiriku dan memberikan pensil itu & mengatakan bahwa pensil ini dari si dia. Saya cuma bingung, lalu melihat dia dari jauh & kembali melanjutkan perjalanan. Pensil itu bukan pensil 2B, tetapi pensil biasa yang memiliki penghapus di salah satu ujungnya. Warnanya kuning, tepat sekali dengan warna kesukaan saya (meski pencinta warna kuning sejak SD, bukan berarti barang-barangku harus berwarna kuning).

Ketika bangun saya merasa aneh dengan mimpi saya itu & selalu terbawa pikiran, akhirnya saya memutuskan untuk gugling apa arti diberi pensil. Saya mendapatkan 2 arti. Yaitu, pertanda akan mendapat jodoh & ada bakat yang perlu dikembangkan. Saya cuek saja waktu itu. Hingga akhirnya, sepanjang berjalannya waktu, arti mimpi itu benar-benar terjadi. Saya akhirnya menjalin hubungan dengannya, berawal ketika saya senang menulis catatan di FB & dia suka membacanya. Dari situ dia pun tahu bahwa saya sedang jatuh cinta tapi entah pada siapa. Akhirnya, dia mulai memberi saya lagu-lagu romantis berbahasa Inggris ketika dia melihat statusku merupakan potongan lirik lagu berbahasa Inggris. Melihat kebiasaan saya itu, dia mengomentari dengan merekomendasikan lagu-lagu lain. Menurutnya, saat kami sudah jadian bahwa saat itu dia sudah memberi tanda tetapi saya tidak peka & dia pun takut kegeeran dengan tulisan-tulisan saya di catatan. (cerita selengkapnya di sini).

Lanjut masalah mimpi. Seiring berjalannya waktu, saya mulai mengerti apa arti mimpi saya itu. Sejak saya menjalin hubungan dengannya, dialah yang selalu menyuruh saya menulis. Katanya, dia suka dengan tulisan-tulisan saya. Bahkan saat ulang tahun saya, dia memberi hadiah sebuah buku, bagaimana menulis dengan baik. Bukan cuma itu saja, tapi dia juga yang selalu mengkritisi apa yang saya tulis, termasuk diksi. Akhirnya seiring berjalannya waktu, waktu yang membuat saya mengerti mengapa pensil sejenis itu yang berada dalam mimpi saya.

Katanya: “Berikan pensil ini pada malaikat tak bersayap itu” pada seorang anak kecil…

Sebuah pensil dari pria pemalu.

Yang mengherankan dalam mimpi itu mengapa bukan pensil 2B atau yang berkelas sedikitlah.

Hanya sebuah pensil sederhana dengan sebuah penghapus di salah satu ujungnya.

Seingatku pensil berwarna kuning..

Hingga kini aku tahu apa maknanya.

Bahwa dalam ketidaksempurnaan ada usaha saling menyempurnakan.

Menulis lalu menghapus.

Aku diberi, bukan sekedar pensil tetapi juga penghapusnya.

Pensil sederhana

Segala sesuatunya dimulai dari hal-hal sederhana……. Hal-hal kecil

Hingga aku mendapati segala yang aku tuliskan begitu banyak kekeliruannya

Penghapus itu yang mengoreksinya

Menghapus bagian-bagian yang tak pantas

Hingga nampak lebih baik dari sebelumnya

Hidup ini bukan hanya sekedar bercerita

Tetapi ada saatnya cerita-cerita itu diperbaharui

Hidup ini bukan sekedar hidup apa adanya

Tetapi hidup memberi yang terbaik

Bukan sekedar menulis seadanya

Tetapi juga rajin belajar untuk dapat menulis hal-hal yang baik.

Hidup ini bukan sekedar berjalan terus

Tanpa adanya masalah

Tetapi hidup yang berjalan

Namun dalam perjalanannya kita perlu untuk berhenti sejenak ketika patahan-patahan itu terjadi

Melihat permasalahan yang ada

Meraut… Lalu menilai

“Apakah pensil kita tidak tumpul atau terlalu runcing??”

Kita berhenti sejenak lalu mulai menulis dengan perlahan…

Memakai perasaan, jangan sampai patah lagi

Akhirnya kita tahu bahwa ketika kita melintasi perjalanan hidup kita

Kita sangat membutuhkan hati

Hati yang diisi cinta kasih

**

Sebuah pensil

Bagiku adalah simbol berkarya

Anugerah dari DIA yang mengasihiku, mengasihi kita

Pensil

Bagiku, adalah lambang Cinta

Lambang kerjasama

Menulis.. Menghapus….. Menulis lagi…

Setiap bagian melakukan bagiannya masing-masing

Saling bekerjasama demi sebuah karya yang indah

Pensil adalah dia

Yang tak pernah berkata buruk terhadap apa yang aku tuliskan

Tapi dia tak pernah menyadari bahwa dia bukanlah sekedar pensil

Tapi juga penghapus

Karena dia adalah editorku

Dia pasti tak ingat kapan & dimana pertama kalinya dia menjadi editorku

Biar kuingatkan….

Ketika aku meminta bantuannya untuk membantuku menulis secarik surat suatu kepanitian,

ketika Tuhan mungkin sedang tersenyum melihat kami berdua yang tak tahu ada takdir cinta di antara kami kala itu, sebelum saya jatuh cinta

Selanjutny

Terhadap tulisan-tulisanku yang lain

Satu kalipun aku tak pernah mendengar darinya bahwa tulisanku buruk

Meskipun diriku sebenarnya merasakan ada yang kurang

Dan dia meyakinkanku bahwa memang ada yang kurang

Hingga aku tak perlu berada di zona abu-abu

Sehingga aku belajar untuk membaca berulang-ulang kali dan memperbaikinya

Dia tak tahu…

Bahwa dari kebiasaan itulah tanpa aku sadari aku mulai belajar & berlatih untuk menginstropeksi diriku sendiri ketimbang menggunakan jari telunjukku untuk menunjuk orang lain

Dan dia yang selalu membantuku untuk menilai sebuah permasalahan secara obyektif

Melihat permasalahannya, bukan pelakunya

Dan dia yang selalu mengingatkan & menguatkan ketika aku lupa & lemah

Dia tak tahu

Bahwa dulunya aku adalah gadis yang nampak kesepian

Aku sangat pandai menyangkali kesepianku dengan berpura-pura bahagia

Aku selalu merasa bahwa aku dapat menciptakan duniaku sendiri dengan isyarat aku bahagia

Meski sebenarnya ada yang kurang

Hingga dia hadir

Memberikanku sejuta makna hidup

Mungkin saat itu, Tuhan iba melihatku

Asyik dengan dunianya sendiri tanpa menyadari bahwa sebenarnya aku sedang kesepian, butuh teman

Hingga IA memberikan pensil

Dengannya aku belajar…

Belajar mengarungi hatiku sendiri

Dan menemui harta karun terpendam di dalamnya

Hal yang luar biasa bagiku

Hingga aku tahu bagaimana itu kuat di kala nampaknya tak ada kekuatan

Aku tahu bagaimana seharusnya menikmati setiap kisah pedih bukan saja kisah indah

Aku akhirnya tahu bahwa menikmati kisah pedih itu sebenarnya mendatangkan sukacita tak terkatakan pada akhirnya

Seperti menulis dengan sebuah pensil

Ada kala kita menghapus

Tempat dimana kita pernah menghapus adalah tempat yang memiliki tekstur yang berbeda dengan permukaan yang nampak mulus tanpa jejak pekerjaan menghapus

Ketika pertama kalinya kita belajar menghapus, akan nampak betapa kurang berpengalamannya kita

Tetapi dengan pengalaman menghapus dengan baik
Pengalaman membuat penghapus lebih baik untuk digunakan agar tidak meninggalkan bekas kehitaman
Dengan menggunakan perasaan kita menemukan pada akhirnya bahwa tempat terakhir dimana kita menghapus selalu nampak makin baik saja

Lalu kita belajar bagaimana untuk tidak banyak menghapus lagi….. Kita menjadi terlatih

Terlatih untuk membangun kata-kata yang baik…

Yang pada akhirnya kita sebut karakter

Tapi….

Sayangnya…

Ketika kita membaca hasil tulisannya

Yang terlihat bukanlah jejak menghapusnya

Bukan pula goresan-goresan ujung pensil yang berbeda rupa

Melainkan kisah indah dari apa yang tertulis

Kecuali jika kita senang menganggapnya sesuatu yang sangat berharga

Bahwa bekas yang tersisa di sana adalah tempat dimana kita pernah belajar dari kesalahan-kesalahan kita

Kesempurnaannya bukanlah pada keindahan fisiknya

Tetapi keindahan maknanya

Itulah hidup

Ada patahan-patahan

Meraut….. Menulis.. Menghapus….. Dan juga memperbaiki permukaan penghapus

Hidup ini belajar

Untuk menuliskan kisah-kisah terindah

Kisah indah bukan tanpa tragedi, bukan tanpa airmata bukan juga tanpa kekecewaan

Tetapi semua berbaur menjadi satu kesatuan yang membangun sebuah cerita

Kisah indah…

Dimana hidup ini selalu berbisik: “Berikan aku makna”

Sebab dari hal yang sederhana, juga dapat memberi makna
_____________________________________________________________

Itulah arti aku diberi pensil dalam mimpi itu
Om Google ternyata benar.
Ahaaahha :D

Selamat menulis

Sumber: Kompasiana, 27 April 2014 -- ( Penulis: Meyliska )

 
Berita Artikel dan Opini Lainnya
. Mata Hati, Mata Uang, dan Mata Pencaharian
. MEMBANGKITKAN SPIRIT MEMBACA
. Pendidikan Indonesia dan Ujian Nasional, Mencerdaskan atau ‘Membodohkan’?
. Penilaian Kinerja kepala Sekolah
. Pendidikan dan Kasmaran Belajar
. Kisah Nyata: Suara Hati Mantan Pecandu Narkoba
. Surat Terbuka Untuk Pak M. Nuh
. Kebijakan Idiot Pendidikan Indonesia
. Renungan Hari Pendidikan
. Rebutan Mengajar, Potret Suram Guru TIK
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21