Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Kebijakan Idiot Pendidikan Indonesia

Oleh wircop
Rabu, 07 Mei 2014 07:10:47 Klik: 377 Cetak: 129 Print version download versi msword

.

Ternyata 69 tahun merdeka bangsa ini masih belum mampu menemukan jati diri peradabannya. Betapa tidak, pendidikan sebagai  media peradaban seperti kehilangan arah akan mau dibentuk seperti apa generasi mudanya. Rumusan-rumusan materi pendidikan tidak mempunyai pijakan yang baku untuk menginternalisasi kepribadian yang unggul di dalam diri pelajar.
Kebijakan yang galau ini akibat survey PISA yang menempatkan Indonesia diperingkat 64 dari 65  negera yang disurvey, menjadi cerminan yang jelas dipelaksanaan UN tahun 2014 ini. Kementerian pendidikan yang bertekad meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dengan jalan pintas, dengan cara  meningkatkan kesulitas soal UN pada UN 2014 ini. Akhirnya orang-orang yang idiot membuat soal-soal UN dibuat berstandar international dengan cara hampir copy paste. Inilah yang ditemukan pada soal UN 2014 di tingkat SMA dan SMP kali ini.

Soal-soal PISA ini telah diamini Menteri Pendidikan Muhammad Nuh, namun masalahnya sekolah-sekolah tidak mengetahui kebijakan ini. Yang  jadi korban tentu siswa, siswa benar-benar menjadi objek kelinci percobaan. Tetapi dari semua kebijakan ini sebenarnya tidak terlalu penting karena bobot nilai UN hanya 30% dan selebihnya ditentukan oleh nilai sekolah.

Memang benar setiap tahun soal-soal yang dibuat semakin sulit, tetapi dari segi kualitas soal-soal itu masih buruk. Berikut saya kutip salah satu soal matematika pada SBMPTN 2013, soal2  ini dibuat oleh perguruan tinggi untuk tes tertulis seleksi masuk PTN.
Soal SBMPTN 2013 :
Anang bekerja di toko obat pada pagi hari dan di rumah makan pada malam hari. Setiap bulan ia memperoleh gaji sebesar Rp.1.000.000,00 dan bonus 10% dari penjualan sedangkan dari rumah makan ia memperoleh gaji sebesar Rp.600.00,00 dan bonus 25% dari penjualan. Jika pada bulan lalu pendapatan Anang dari rumah makan dua kali pendapatannya dari toko obat, maka pendapatan Anang dari toko obat pada bulan tersebut adalah…
(A)Rp. 3.900.000,00
(B)Rp. 3.800.000,00
(C)Rp. 3.700.000,00
(D)Rp. 3.600.000,00
(E)Rp. 3.500.000,00

Apakah anda bisa menyelesaikan soal di atas? Di atas adalah soal matematika dasar (matdas) untuk mengukur kemampuan dasar, di soal matdas ada 15 soal, kebanyakan soal-soal bukan hal yang aplikatif sehingga kemampuan analisa siswa tidak terasah.  Akhirnya setelah melewati tes siswa akan lupa akan rumus2 dan konsep matematika yang pernah dipelajarinya.

Jika pada tahun lalu permasalahan UN keterlambatan distribusi soal sehingga di beberapa daerah harus menungda pelaksanaan UN, tahun ini soal-soal UN disusupi soal berbau politis. Protes keras itu telah dilancarkan berbagai kalangan ketika nama Jokowi muncul di soal-soal UN SMA/SMK. Namun ternyata di soal UN SMP nama Jokowi masih muncul, selain itu ternyata kualitas soalnya juga buruk, banyak soal-soal yang tidak lengkap.

Dari kejadian ini semestinya menteri pendidikan memberikan peringatan keras kepada kepala BSNP, memecatnya layak dipertimbangkan karena pelaksanaan UN tahun ini terbilang buruk dan masalahnya sebenarnya tidak harus terjadi lagi mengingat ini bukan yang pertama kalinya UN di adakan.

 

Sumber: Kompasiana, 07 Mei -- (Penulis: Salman )

 
Berita Artikel dan Opini Lainnya
. Mata Hati, Mata Uang, dan Mata Pencaharian
. MEMBANGKITKAN SPIRIT MEMBACA
. Pendidikan Indonesia dan Ujian Nasional, Mencerdaskan atau ‘Membodohkan’?
. Penilaian Kinerja kepala Sekolah
. Pendidikan dan Kasmaran Belajar
. Kisah Nyata: Suara Hati Mantan Pecandu Narkoba
. Surat Terbuka Untuk Pak M. Nuh
. Renungan Hari Pendidikan
. Rebutan Mengajar, Potret Suram Guru TIK
. Ketika Hubungan Seperti Pensil & Penghapus
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21