Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>           01 02
> 03 04 05 06 07 08 09
> 10 11 12 13 14 15 16
> 17 18 19 20 21 22 23
> 24 25 26 27 28 29 30
> 31            



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

MEMBANGKITKAN SPIRIT MEMBACA

Oleh wircop
Rabu, 28 Mei 2014 07:51:12 Klik: 532 Cetak: 128 Print version download versi msword

.

Sampai hari ini, minat baca orang Indonesia masih terbilang rendah. Data dari United Nations Development Programme (UNDP) menyebutkan dalam hal minat baca, Indonesia menempati peringkat 96, sejajar dengan Bahrain, Malta, dan Suriname. Bahkan untuk kawasan Asia Tenggara, hanya ada dua negara di bawah peringkat Indonesia, yakni Kamboja dan Laos. Apa sebenarnya penyebab rendahnya minat baca di Indonesia?

Ada dua faktor seorang pelajar tidak suka membaca. Pertama, faktor determinisme genetic, yakni warisan orangtua. Seorang anak tidak suka membaca karena memang dibesarkan oleh orangtua yang tidak pernah mendekatkan dirinya pada bacaan. Kedua, determinisme lingkungan. Seorang anak tidak senang membaca karena lingkungan, teman-teman, guru disekitarnya tidak senang membaca. Di samping itu juga di rumah, di sekolah tidak disediakan perpustakaan serta tidak ada peraturan yang mengharuskan untuk membaca.

Namun demikian, selain dua faktor di atas, rendahnya minat baca pelajar di Indonesia juga dipengaruhi oleh keadaan ekonomi masyarakat yang masih lemah, kurangnya perhatian pemerintah, harga buku masih terlampau mahal, dan minimnya sosialisasi akan pentingnya membaca. Membaca adalah pintu gerbang masuknya segala informasi dan ilmu pengetahuan. Ini merupakan hal yang penting untuk diketahui bagi segenap anak bangsa. Syarat untuk menjadi orang besar ialah berfikir besar dan memiliki cita-cita tinggi. Sedangkan syarat fundamental untuk menggapainya adalah mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya, yang instrumen utamanya adalah membaca.

Membaca menjadi titik kisar tumbuh-kembangnya suatu peradaban. Dalam Islam, misalnya, membaca justru perintah pertama dan utama sebelum diperintahkan yang lainnya. Islam pernah menjadi sokoguru peradaban dunia yang menguasahi lebih dari separuh jagat ini. Jika ditelusuri, peletak dasar ilmu-ilmu yang ada sekarang adalah lahir dari tangan-tangan para ulama yang memiliki kegilaan dalam membaca.

Manfaat yang didapatkan jika pelajar banyak membaca tentunya adalah mendapatkan pengetahuan. Membaca akan melatih otak untuk memusatkan pikiran. Otak diajak untuk memperhatikan kata demi kata yang ada pada teks tersebut. Karena kalau kehilangan beberapa kata saja, bisa jadi tidak akan bisa menangkap keseluruhan maksud dari kalimat yang ada. Kalimat yang menarik akan merangsang saraf otak untuk bekerja dan mengamati hal menarik tersebut. Ada penelitian yang membuktikan bahwa membaca buku bisa mencegah diri dari penyakit pikun. Mungkin karena selalu diajak berpikir ketika membaca, sehingga otak bisa tetap aktif. Setidaknya banyak sekali manfaat membaca, Pertama, Membaca merupakan proses mental secara aktif. tidak seperti duduk di depan sebuah kotak idiot -TV, Play Station- membaca membuat seseorang menggunakan otaknya. Ketika membaca, ia akan dipaksa untuk memikirkan banyak hal yang belum diketahuinya. Dalam proses ini, seseorang akan menggunakan sel abu-abu otak untuk berfikir dan menjadi semakin pintar. Kedua, Membaca akan meningkatkan kosa kata. Seorang dapat belajar bagaimana mengira suatu makna dari suatu kata yang belum diketahui dengan membaca konteks dari kata-kata lainnya di sebuah kalimat. Ketiga, Membaca akan meningkatkan konsentrasi dan fokus. Jika seseorang membaca buku, ia perlu fokus terhadap buku yang sedang dibaca untuk waktu yang cukup lama. Tidak seperti majalah, internet atau email yang hanya berisi potongan kecil informasi, buku akan menceritakan keseluruhan cerita. Oleh sebab itu perlu berkonsentrasi untuk membaca. Seperti otot, ia akan menjadi lebih baik di dalam berkonsentrasi. Keempat, Membangun kepercayaan diri. Semakin banyak yang dibaca, semakin banyak pengetahuan yang didapatkan. Dengan bertambahnya pengetahuan, akan semakin membangun kepercayaan diri. Kelima, Meningkatkan Ketajaman Memori. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa jika seseorang tidak menggunakan memorinya, orang tersebut bisa kehilangannya. Teka-teki silang adalah salah satu contoh permainan kata yang dapat mencegah penyakit Alzheimer. Membaca, walaupun bukan sebuah permainan, akan membantu meregangkan otot memori dengan cara yang sama. Membaca itu memerlukan ingatan terhadap detail, fakta dan gambar pada suatu literatur, alur, tema atau karakter cerita. Keenam, Meningkatkan Kedisplinan. Mencari waktu untuk membaca adalah sesuatu yang kita sudah mengetahuinya untuk dilakukan. Namun, siapa yang membuat jadwal untuk membaca buku setiap harinya? Hanya sedikit sekali. Karena itulah, menambahkan aktivitas membaca buku ke dalam jadwal harian dan berpegang dengan jadwal tersebut akan meningkatkan kedisiplinan. Ketujuh, Meningkatkan Kretivitas. Membaca tentang keanekaragaman kehidupan dan membuka diri terhadap ide dan informasi baru akan membantu perkembangan sisi kreatif otak, karena otak akan menyerap inovasi tersebut ke dalam proses berfikir. Semoga bermanfaat sehingga memotivasi kita semua untuk lebih giat lagi membaca. Never Stop for Learning!

*ARIS SHOIMIN (Penulis, Guru SMP Negeri 2 Rembang)

* Tulisan ini pernah dimuat di Jawa Pos Radar Kudus 27 Nopember 2012

 

Sumber: Kompasiana, 28 Mei 2014 - (Penulis: Aris Shoimin)

 
Berita Artikel dan Opini Lainnya
. Mata Hati, Mata Uang, dan Mata Pencaharian
. Pendidikan Indonesia dan Ujian Nasional, Mencerdaskan atau ‘Membodohkan’?
. Penilaian Kinerja kepala Sekolah
. Pendidikan dan Kasmaran Belajar
. Kisah Nyata: Suara Hati Mantan Pecandu Narkoba
. Surat Terbuka Untuk Pak M. Nuh
. Kebijakan Idiot Pendidikan Indonesia
. Renungan Hari Pendidikan
. Rebutan Mengajar, Potret Suram Guru TIK
. Ketika Hubungan Seperti Pensil & Penghapus
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21