Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>           01 02
> 03 04 05 06 07 08 09
> 10 11 12 13 14 15 16
> 17 18 19 20 21 22 23
> 24 25 26 27 28 29 30
> 31            



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

Usut Tunjangan Plus Kepsek-Wakepsek

Oleh wircop
Rabu, 04 Juni 2014 07:05:27 Klik: 517 Cetak: 137 Print version download versi msword

.

Solok, — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) belum menertibkan tunjangan plus kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang dianggarkan dari dana komite sekolah, seperti yang terjadi di beberapa sekolah di Kabupaten Solok. Dinas beralasan, belum ada Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur pengelolaan dana komite sekolah tersebut. Namun, Inspektorat berjanji akan memeriksa masalah ini.

"Memang, dalam aturannya dana komite yang dipungut dari orang tua siswa seharusnya digunakan untuk menunjang sarana dan prasarana belajar di sekolah. Tapi, untuk memberikan sanksi yang tegas, kita juga belum bisa. Sebab, belum ada payung hukum ke mana alokasi dana komite ini dialirkan," kata Disdikpora Kabupaten Solok Yuswardi kepada Padang Ekspres, kemarin.

Untuk itu, saat ini Disdikpora telah membentuk tim yang terdiri dari pihak Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan SMA, dan pihak pengawas.

"Draf perencanaan aturan tersebut telah masuk pembahasan tahap kedua. Tahap ketiganya nanti akan kita bahas dengan dewan pendidikan. Tahap keempat sebelum sampai bagian hukum dan Bupati Solok, juga akan dibahas dulu dengan Inspektorat dan DPPKA Kabupaten Solok," jelas Yuswardi.

Lebih jauh Yuswardi mengatakan, sesuai aturan, seharusnya uang yang bersumber dari masyarakat, seperti uang dari wali murid yang dipungut komite melalui iuran bulanan atau tahunan, mestinya diprioritaskan untuk menunjang fisik bangunan sekolah, bukan tunjangan guru yang sudah dijamin pemerintah, Dengan kata lain, jika sarana fisik sekolah semakin baik, secara bertahap kualitas belajar mengajar siswa akan meningkat.

"Komite itu harus berpihak pada siswa. Jangan kepsek dan wakepsek dapat tunjangan, sementara siswa-siswi miskin tidak dibantu. Selayaknya, siswa miskin itu jadi prioritas yang dibantu," tegas Yuswardi.

Selain itu, saat ini pihak Disdikpora juga menuntut tiap sekolah membuat Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS). Dari RKAS tersebut akan jelas terlihat penggunaan anggaran yang akan dilakukan pihak komite sekolah.

Seperti, jumlah dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam setahun, dana komite yang sumbernya dari orang tua siswa. RKAS itu nanti diajukan pada Disdikpora, dan dinas yang memberikan rekomendasi.

"Jadi, pihak dinas nanti, hanya dengan mengecek RKAS, akan mengetahui pengeluaran dana di tiap sekolah," jelas Yuswardi.

Kepala Inspektorat Kabupaten Solok, Suardi Batubara mengatakan pungutan komite dari orang tua siswa harus dikembalikan untuk kebutuhan siswa. "Kami akan lakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap tunjangan yang diberikan pada kepsek dan wakepsek itu," tegas Suardi.

Uang ke Kantong

Kepsek-Wakepsek

Seperti diketahui, di SMAN 1 Kubung, iuran insidental ditambah iuran bulanan rutin siswa kelas X, XI, dan kelas XII mencapai Rp 979 juta lebih. Dengan rincian, iuran bulanan kelas X Rp 100 ribu, kelas XI Rp 100, dan kelas XII Rp 90 ribu. Sementara, iuran insidental untuk kelas X dan kelas XI Rp 325 ribu, dan kelas XII Rp 300 ribu setiap tahun.

Sedangkan siswa yang dibebaskan dari iuran tersebut 97 orang, tapi tidak dibebaskan 100 persen. Namun, ada yang membayar separuh dan ada yang dibantu 75 persen.

Dari rincian data tersebut, terdapat 6 poin pengeluaran pihak komite sekolah tahun pelajaran 2013-2014.

Masing-masing, uang ke luar untuk standar isi menghabiskan dana Rp 3 juta lebih. Standar proses belajar-mengajar Rp 291 juta lebih, standar pendidik dan kependidikan mengeluarkan dana Rp 306 juta lebih. Standar sarana prasana dan mencakup semua pemeliharaan di sekolah menelan dana Rp 200 juta lebih. Standar pengelolaan Rp 4,5 juta, serta poin terakhir pengeluaran untuk standar pembiayaan transpor pengurus komite menghabiskan anggaran Rp 96 juta lebih.

Dari 6 pointer pengeluaran uang Komite SMAN 1 Kubung tersebut, ada beberapa poin yang dinilai janggal dan membuat beberapa orang tua dan siswa yang kecewa. Di antaranya, pengeluaran proses belajar mengajar bagi kepsek dan wakepsek.

Meski mereka pegawai yang sudah digaji pemerintah, tapi dari data yang diperoleh Padang Ekspres, tertulis tambahan bantuan tunjangan kepsek Rp 1,2 juta lebih selama 10 bulan dari dana komite sebanyak Rp 12 juta lebih. Sedangkan untuk tunjangan 4 orang wakepsek selama 10 bulan, masing-masing per bulannya Rp 800 ribu. Total uang "tunjangan plus" yang dihabiskan selama 10 bulan untuk 4 wakepsek mencapai Rp 32 juta.

Sumber: Padang Ekspres, 27 Mei 2014

 
Berita Daerah Lainnya
. Satpol PP Razia Asmara Subuh
. Layanan Publik di Padang Buruk
. Kejari TTU Periksa Puluhan Kepala Sekolah Terkait Dugaan Korupsi DAK
. 2.144 Siswa Berebut Jalur Mandiri
. Disdik akan Akreditasi Sekolah Swasta
. Pantai Padang dan PKL Jadi Sentuhan Pertama
. Target 100 Hari Kerja, Benahi Kota Padang
. Polresta Usut Kecurangan UN
. Pj Wako Boleh Lakukan Mutasi
. Tahun Ajaran Baru, Sekolah Gratis
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21