Posting Terbaru
Respon Terbaru
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>       01 02 03 04
> 05 06 07 08 09 10 11
> 12 13 14 15 16 17 18
> 19 20 21 22 23 24 25
> 26 27 28 29 30    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Wajah Pengawas Dlm Foto
video
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Gemscool

10.000 Guru SD Belum Berijazah S1

Oleh wircop
Rabu, 21 Mei 2014 07:20:59 Klik: 500 Cetak: 144 Print version download versi msword

.

PADANG, Sekitar 10.000 orang atau 20 persen guru tingkat sekolah dasar (SD) di Sumatera Barat masih belum menye­lesaikan studi sarjana. Sementara, tahun 2015, pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan seluruh guru dari SD hingga SMA sudah berijazah sarjana.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumatera Barat Desember 2013, terdapat 53.396 guru SD. Artinya, sekitar 10.000 ribu guru belum memiliki ijazah S1. Kemudian sebanyak 23.440 guru SMP, 12.103 guru SMA dan 7.920 guru SMK sudah memiliki ijazah S1.

“Kebanyakan guru yang masih belum S1 itu tersebar di kabupaten di Sumbar. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah sudah menyediakan anggaran untuk menye­kolah­kan guru itu kembali. Selain itu juga ada yang sekolah kembali dengan menggunakan anggaran sendiri. Kalau untuk jejang SMP dan SMA semua guru sudah S1,” terang Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Syamsulrizal usai mengi­kuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman depan kantor guber­nur Sumbar, Senin (20/5).

Dikatakan Syamsulrizal untuk meningkatkan mutu pendidikan, peningkatan kapa­sitas guru menjadi perhatian saat ini. Namun untuk men­capai target 100 persen guru sudah S1 pada 2015 nanti, menurut Syamsulrizal tidak akan terepnuhi seutuhnya. Karena ada guru yang usianya sudah 58 tahun.

Salah satu cara yang tepat bagi guru SD ini untuk melanj­utkan pendidikan tanpa mengang­gu aktivitas mengajar adalah mengambil kuliah di Universitas Terbuka.  Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, Peme­rintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan penghar­gaan kepada kabupaten dan kota yang meng­elola dunia pendidikan di daerah­nya dengan baik dan mengirim siswa terba­nyak ke perguruan tinggi pada tahun 2013.

Kota Payakumbuh menjadi daerah terbanyak mengirim siswa ke perguruan tinggi. Yaitu sekitar 69 persen atau 800 orang dari 1.256 siswa yang lulus SMA. Disusul Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Padang Pariaman pada posisi berikutnya.

Sementara kota yang diang­gap terbaik dalam mengelola pendidikan adalah Kota Bukit­tinggi, disusul dengan Kota Padang dan Kota Padang Panjang.  Di tingkat kabupaten, daerah pengelola pendidikan terbaik adalah Kabupaten Tanah Datar. Di peringkat selanjutnya diraih oleh Kabu­paten Solok dan Kabupaten Agam. Penghargaan kepada daerah terbaik ini diserahkan langsung oleh Gubernur Suma­tera Barat Irwan Prayitno didampingi Wakil Gubernur Muslim Kasim dan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Syamsulrizal kepada kepala daerah penerima penghar­gaan.

Walikota Payakumbuh Riza Pahlevi mengatakan, di tahun 2013 jumlah siswa SMA sede­rajat yang diterima di pergu­ruan tinggi sekitar 69 persen atau sekitar 800 orang dari 1.256 peserta UN yang lulus.

“Tahun sebelumnya, prestasi kita dibawah ini. Dulu, Bukit­tinggi sebagai daerah pengirim siswa terbanyak ke perguruan tinggi. Sekarang kita menjadi lebih baik. Begitu juga prestasi kelulusan SMA. Tahun 2013, Payakumbuh berada di rang­king 4, sekarang berada di rangking 2,” terang Riza.

Disebutkannya, masuknya lulusan SMA ke perguruan tinggi menjadi visi misi nomor satu Kota Payakumbuh. Untuk mencapai hal tersebut, kemam­puan akademis dan mental siswa harus ditingkatkan. “Kerjasama dengan TNI juga dilakukan untuk melatih sikap disiplin, nasionalisme dan cinta tanah air dalam diri siswa,” terang Riza.

Bupati Padang Paria­man Raih Dua Penghar­gaan

Bupati Padang Pariaman meraih dua penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno usai mengikuti upacara Hari kebangkitan Nasional di Kantor Gubernur, Selasa (20/5). Dua penghargaan tersebut adalah penghargaan pengelola pendidikan terbaik dan jumlah Siswa SMU terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Usai menerima penghar­gaan Ali Mukhni didampingi kepala Dinas Pendidikan Mulyadi menyampaikan, terima kasih kepada Gubernur Irwan Prayitno beserta jajaran dinas pendidikan yang telah mengap­resiasi kerja keras di bidang pendidikan yang tentunya akan menjadi kebanggaan pemerintah daerah dan masyarakat Padang Pariaman.

Sumber: Haluan, 21 Mei 2014

 
Berita Dinamika Guru Lainnya
. Diduga Mesum, Oknum Guru Digerebek
. Guru Pelaku Asusila Kerap Suruh Siswinya Tonton Video %@!#$&o
. Guru SMP di Malang Tepergok Rayu Siswanya untuk Bersetubuh
. Guru Ini Gigit Hidung Siswanya
. Australia Butuh Lebih Banyak Guru Bahasa Indonesia
. Guru Honor Ancam Golput
. Dinding Sekolah dan Burung Polan
. Guru itu Digugu dan Ditiru
. Tuntut Hak, Malah Dapat Teguran
. Kasari Murid, Guru SD Diadukan
Undangan Upacara
Yth. Bapak/Ibu Pengawas Dinas Pendidikan Kota Padang

Diminta kehadirannya mengikuti upacara bendera bulanan yang dilaksanakan pada :
Hari : Senin / 17 Maret 2014
Pukul : 07.30 WIB
Tempat : GOR H. Agus Salim Padang
Pakaian : Korpri
Inspektur Upacara : Pj. Walikota Padang

Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.


Padang, 16 Maret 2014
Koordinator Pengawas

Drs. Muslim B, M.Pd
Cara Kirim Info/Berita/Artikel
Bagi rekan-rekan pengawas ataupun pembaca lainnya yang ingin mempublikasikan informasi/berita/artikel ke situs ini, dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara:
1. Langsung dari situs ini, dgn cara:
- Arahkan mouse ke icon "Tentang Kami"
- Klik "Kontak"
- Isikan data dan informasinya di kolom "Pesan"
- Ikuti tulisan Security Code dan klik "Kirim"

2. Kirim dari email anda ke alamat email ini: info@pengawaspadang.com

Informasi yang diterima akan secepatnya dimuat setelah dilakukan editing seperlunya

Hormat kami,
Administrator
Search Engine OptimizationSubmit Express
Ketawa Achhh...
Orgen Tunggal Disewakan

Voucher Game Online Gemscool

 Top Download
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Arsip Berita
Maret 2013
Nopember 2013 60 
Desember 2013 134 
Januari 2014 142 
Februari 2014 50 
Maret 2014 81 
April 2014 86 
Mei 2014 57 
Juni 2014 21